TDA Bogor

Komunitas Pengusaha Pembelajar Bogor

Ucapan Seorang Ibu

Published by Rina Susanti Esaputra under , on 00:00

By: Agus Syafii

Ada seorang ulama terkenal bernama Zamakhsyari, beliau penulis terkenal tafsir al-Khassyaf yang hanya memiliki satu kaki.

Beliau sendiri mengatakan bahwa memiliki satu kaki karena ucapan ibunya. menurut beliau pernah waktu masih kecil, dirinya naik keatas dinding untuk membantu mengeluarkan anak burung dari sarangnya.

Anak burung itu berusaha lari dari cengkeraman Zamakhsyari, karena dia menahan kaki sebelahnya sehingga menyebabkan kaki burung itu terputus.

Zamakhsyari yang masih anak-anak itu berlari menemui ibunya dan menunjukkan burung itu kepada ibunya karena terkejut dan marah ibu mengatakan, 'Ya Alloh, Engkau akan kehilangan satu kaki.' Dikemudian hari ketika dewasa beliau mengalami sebuah tragedi yang menyebabkan kehilangan satu kakinya.

Itulah gambaran ucapan seorang ibu adalah doa bagi anak-anaknya. Sebaiknya apapun yang diucapkan seorang ibu kepada anaknya dipikirkan terlebih dahulu daripada menyesal dikemudian hari.

Sekecil apapun kesalahan atas kelakuan anak kita, memaklumi dan memaafkan jauh lebih baik untuk anak kita.

*****
Dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu anhu, dia menceritakan bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam telah bersabda, 'Janganlah kalian menyumpahi diri kalian, dan jangan pula menyumpahi anak-anak kalian dan harta kalian, kalian tidak mengetahui saat ucapan (do'a) dikabulkan sehingga Allah akan mengabulkan sumpah itu' (HR.Muslim).

*****
Jadi, jka teman-teman TDA Bogor ingin sukses di bisnisnya/karir,nya. Bergegaslah minta restu ibu, meminta maaflah jika Anda pernah berbuat salah sekecil apapun...

Semoga Sukses

Kisah Sebatang Bambu

Published by Rina Susanti Esaputra under on 21:07

Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani. Batang bambu
ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bamboo lainnya.

Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu. Dia berkata kepada batang bambu,” Wahai bambu, maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi sawahku?”

Batang bambu menjawabnya, “Oh tentu aku mau bila dapat berguna bagi
engkau, Tuan. Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku
menjadi pipa saluran air itu.”

Sang petani menjawab, Pertama, aku akan menebangmu untuk memisahkan engkau dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang cabang-cabangmu yang dapat melukai orang yang memegangmu. Setelah itu aku akan membelah-belah engkau sesuai dengan keperluanku. Terakhir aku akan membuang sekat-sekat yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan lancar. Apabila aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa yang akan mengalirkan air untuk mengairi sawahku sehingga padi yang kutanam dapat tumbuh dengan subur.”

Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam….., kemudian dia berkata kepada petani, “Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika engkau menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang cabang-cabangku, bahkan lebih sakit lagi ketika engkau membelah-belah batangku yang indah ini, dan pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek bagian dalam tubuhku untuk membuang sekat-sekat penghalang itu. Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu, Tuan?”

Petani menjawab batang bambu itu, ” Wahai bambu, engkau pasti kuat melalui semua itu, karena aku memilihmu justru karena engkau yang paling kuat dari semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah.”

Akhirnya batang bambu itu menyerah, “Baiklah, Tuan. Aku ingin sekali berguna bagimu. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang kau kehendaki.”

Setelah petani selesai dengan pekerjaannya, batang bambu indah yang dulu hanya menjadi penghias halaman rumah petani, kini telah berubah menjadi pipa saluran air yang mengairi sawahnya sehingga padi dapat tumbuh dengan subur dan berbuah banyak.

Pernahkah kita berpikir bahwa dengan masalah yang datang silih berganti tak habis-habisnya, mungkin Allah sedang memproses kita untuk menjadi indah di hadapan-Nya? Sama seperti batang bambu itu, kita sedang ditempa, Allah sedang membuat kita sempurna untuk di pakai menjadi penyalur berkat. Dia sedang membuang kesombongan dan segala sifat kita yang tak berkenan bagi-Nya. Tapi jangan kuatir, kita pasti kuat karena Allah tak akan memberikan beban yang tak mampu kita pikul.


Jadi maukah kita berserah pada kehendak Allah, membiarkan Dia bebas berkarya di dalam diri kita untuk menjadikan kita alat yang berguna bagi-Nya?


Seperti batang bambu itu, mari kita berkata, ” Ini aku ya Allah, perbuatlah sesuai dengan yang Kau kehendaki.”

Sumber : http://mywordscollections.blogspot.com/2009/07/kisah-sebatang-bambu.html

Tips bertransaksi dengan agent property

Published by Rina Susanti Esaputra under on 21:10

Menjual Property
Mungkin suatu hari anda ingin menjual rumah, entah karna ingin membeli rumah yang lebih besar karna jumlah anggota keluarga bertambah, menjual rumah warisan orangtua atau menjualnya karna keperluan mendesak seperti butuh modal atau untuk membayar hutang.


Dan salah satu cara cepat untuk memasarkan rumah adalah dengan menggunakan agen properti karna mereka memiliki database calon pembeli dan website untuk membantu memasarkan rumah kita. Sebelum anda menandatangani perjanjian kontrak dengan agency ada baiknya anda membaca dan mempelajarinya terlebih dahulu. Ada beberapa tipe dalam kontrak pemasaran dengan agen properti, antara lain :


  • Open Listing
    - Pemilik memasarkan propertinya melalui banyak agen
    - Pemilik hanya membayar komisi kepada agen yang kliennya menjadi pembeli.

  • Sole Agent/semi exclusive listing
    - Pemilik memasarkan propertinya hanya kepada 1 agen.
    - Pemilik juga memasarkan sendiri propertinya

  • Exclusive Listing
    - Pemilik membayarkan komisi kepada satu agen bila rumah terjual.
    - Meskipun pembeli datang sendiri atau dibawa pihak lain.


Berikut isi surat kontrak pemasaran :

  • Harga Jual
    Skema pembayaran, waktu pengosongan, barang yang ditinggalkan dsb

  • Masa Kontrak Pemasaran
    dan apa yang dilakukan bila kontrak berakhir

  • Komisi
    Besar komisi, kapan komisi dibayar, ditahap yang mana dsb


  • Lingkup tugas dan tanggung-jawab agen
    Apasaja yang akan dilakukan agen dalam memasarkan properti

  • Komisi agen biasanya berada di 3% - 5% dari nilai transaksi.
    Komisi biasanya masih bisa di nego, apalagi jika nilai property anda tinggi.


Membeli Property
Transaksi jual beli property sering kali membuat kita bingung dan menyeramkan karna nilai nominalnya yang tinggi di mata masyarakat umum, tapi jika kita sering terjun kedunia ini kita akan jadi lebih mengerti kalau transaksi property tidak jauh beda ketika kita mau membeli makanan ataupun sayur buah dipasar traditional. Ada proses tawar menawar atau bahasa kerennya negosiasi.


Enaknya membeli melalui agent property, mereka memiliki database rumah, tanah, ruko, villa yang hendak dijual dengan range harga sekian sampai sekian dan diberbagai daerah. Bahkan jika dari listing yang mereka sediakan tidak membuat kita berminat, kita bisa "request". Seperti ini misalnya, "Pak, bisa tolong carikan rumah/tanah didaerah pinggir kota, masuk mobil dan kisaran harga 200juta kebawah ya". Mereka akan senang hati mencatat dan berusaha mencarikan permintaan kita. Karna dimata mereka, kita adalah "potential buyer".


Sayang sekali sampai saat ini entah kenapa image agent property disebagian masyarakat kurang baik, seperti ketika kita hendak membeli melalui mereka merasa harga yang ditawarkan terlalu tinggi, merasa repot ketika hendak tawar menawar karna tidak melalui penjual langsung, ada juga yang merasa takut ditipu dan berbagai komentar kurang baik lainnya.


Padahal, dari berbagai pengalaman bertransaksi dengan mereka, saya merasa sangat nyaman, mereka melayani kita bak tamu hotel yang lembut, ketika kita ingin melihat property yang hendak kita beli mereka siap sedia mengantarkan kita untuk melihatnya dan menjelaskan kondisi prroperty selengkap mungkin, lalu ketika kita serius untuk membeli-mereka akan mempertemukan kita dengan pihak penjual langsung untuk bernegoisasi sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi.


Ada 1 hal lagi yang istimewa, ketika kita mau membeli property dengan proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah) mereka dengan senang hati mengurus semua proses pengajuannya ke beberapa bank sampai berhasil. So, ngak repotkan :)


Selamat bertransaksi...

Sulitnya Mengelola Bisnis Tanpa Software Pembukuan

Published by Rina Susanti Esaputra under on 02:42
Saat ini software pembukuan menjadi solusi bisnis semua skala. Dalam lingkungan yang kompetitif saat ini, sebuah usaha membutuhkan keakuratan dan efisiensi yang ditunjukkan dalam operasional software ini.

Saat sebuah bisnis memilih paket software pembukuan, maka akan mudah untuk menyesuaikan paket tersebut dengan permintaan individu. Software pembukuan merupakan alat yang menyediakan usaha Anda dengan elemen kunci yang dibutuhkan untuk bisa maju dalam kompetisi. Dengan software ini Anda bisa menggunakan personal computer untuk melacak pelanggan, supplier, audit inventori, mengelola hutang dan piutang, membuat billing, pembiayaan, melacak aset tetap, payroll, dsb.

User interface yang mudah dipahami adalah keunggulan software pembukuan modern. Sistem baru sudah mengurangi waktu training secara drastis dengan instalasi yang lebih mudah. Usaha besar atau kecil tidak perlu lagi khawatir untuk memindahkan pembukuan mereka ke komputer. Software modern telah membuatnya lebih cepat dan hampir tanpa kesulitan. Setelah masa transisi, waktu untuk perawatan rutin rekaman bisnis akan berkurang.

Training yang detil dan instalasi manual yang mudah ada di setiap software pembukuan yang berkwalitas. Bahkan sistem yang sangat user friendly-pun memiliki kurva pembelajaran. Pastikan Anda memilih vendor yang memberikan dukungan melalui telepon dan e-mail. Software pembukuan tersedia untuk semua komputer dan sistem komputer. Sistem operasi Linux sudah semakin poppuler dan mendapatkan dukungan yang lebih luas.

Jenis pembukuan dan metode akuntansi yang digunakan dalam bisnis memberikan pengaruh yang sangat besar pada keputusan membeli software. Salah satu langkah pertama adalah memutuskan pembukuan dan kebutuhan keuangan apa yang terpenting. Anda tidak bisa memilih software dengan benar sampai Anda mengidentifikasi bagian terpenting dalam operasional
Perhatikan dengan baik keseluruhan operasional dan letakkan prioritas keuangan secara berurutan sebelum memutuskan membeli software.

Anda akan menemukan banyak opsi software pembukuan beserta reviewnya di Google search. Google search juga menyediakan link ke informasi semua vendor software tersebut.

Oleh: Fred Jackson
Sumber: http://www.articlesnatch.com

Meningkatkan Cash Flow Usaha Kecil

Published by Rina Susanti Esaputra under on 02:40

Menjalankan usaha membutuhkan keterlibatan secara emosional dan finansial. Tentu saja ini tuntutan yang sangat tinggi, terlebih jika bisnis baru saja dimulai atau mengalami masalah cash flow.

1. Mengelola dengan bijak
Seseorang yang menjalankan usahanya harus mengabdikan seluruh waktunya untuk mengelola bisnisnya jika ingin menutup investasinya dan membuat profit yang diinginkan. Sikap disiplin diperlukan dalam mengelola usaha terlebih usaha kecil sampai menengah.

2. Cash Flow adalah segala-galanya
Cash flow bisnis mengacu pada pendapatan usaha dan kecocokan pengeluaran. Dalam istilah yang sederhana, cash flow usaha menunjukkan bisnis memang menghasilkan keuntungan atau merugi. Dengan menentukan cash flow usaha, pengusaha bisa membuat perhitungan jika usaha dijalankan sendiri, yang berarti mampu membayar pengeluaran usaha dengan uang yang berasal dari usahanya tersebut.

Cash flow negatif berarti bisnis tidak bisa berjalan dengan sendirinya dan memerlukan dukungan finansial tambahan setiap bulannya. Jika ini terjadi, yang terbaik adalah melihat lebih dekat apa yang salah dalam operasional bisnis untuk menghindari kerugian lebih jauh.

3. Menentukan Flow Anda
Untuk menentukan cash flow bisnis, pemilik harus mencatat pengeluaran bisnis setiap bulannya dan melihat darimana pembayaran pengeluaran ini berasal. Jika pendapatan usaha mampu mendukung dan membayar pengeluaran bisnis, maka ini merupakan cash flow yang baik atau positif. Jika tidak, bisnis akan bermasalah dan membutuhkan evaluasi yang serius.

4. Mengelola Dana Secara Strategis
Jadi, bagaimana seorang pengusaha meningkatkan cash flow usahanya? Cash flow positif membutuhkan pengelolaan cash yang strategis. Ini berarti pengusaha harus mencari cara strategis untuk meningkatkan inflow pendapatan dan mengurangi jumlah pengeluaran bisnis. Artinya, meningkatkan profit margin bisnis dibandingkan dengan pendapatan dan pengeluaran yang dihasilkan.

5. Menentukan harga produk dengan cerdas
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan cash flow adalah dengan meningkatkan harga produk atau jasa yang dijual. Tentu, ini bukan solusi yang mudah karena akan mempengaruhi pola konsumen yang selalu mengamati kenaikan harga.

Jika produk yang dijual dianggap efisien dan sangat bermanfaat bagi konsumen, maka menaikkan harga bukanlah masalah karena mereka akan melihat efektivitas biaya atas produk yang dibeli. Banyak konsumen yang sangat memperhatikan harga tapi mereka menjadi lebih kritis dengan kualitas produk.

6. Menjaga Mutu
Untuk memelihara kelangsungan hidup suatu produk dan meningkatkan penjualan, pengusaha harus menjaga mutu produk atau jasanya. Produk-produk yang tidak mengalami masalah meski harga naik adalah produk yang dianggap terbaik dalam kategorinya, produk di ceruk pasar dan produk yang selalu dibutuhkan dan hanya dihasilkan oleh beberapa pabrik.

Ketika memilih strategi ini, pengusaha harus menganalisa dampak kenaikan harga dalam volume penjualan. Harga produk tertentu bisa dinaikkan tanpa membuat konsumen kesal melalui pengembangan fitur.

7. Meminimalkan Pengeluaran
Cara lain untuk meningkatkan cash flow usaha adalah dengan meminimalkan pengeluaran khususnya biaya pemeliharaan usaha. Dengan memilih mesin bisnis yang bermanfaat, bisnis bisa berjalan lebih produktif dengan upah buruh yang lebih rendah. Pengusaha juga bisa mengawasi fungsi outsource bisnis yang tidak dibutuhkan usaha secara reguler atau yang lebih murah jika dioutsourcekan daripada jika dijalankan sendiri.

Sebagian besar pengeluaran overhead terkait dengan upah buruh, sehingga pengusaha harus mengevaluasi staf untuk menentukan posisi bisa dilakukan secara efisien oleh satu orang atau posisi tersebut sama sekali tidak diperlukan.

8. Memiliki Sistem Billing Profesional
Usaha dengan cash flow negatif harus mereview pemasukan yang tidak terkumpul atau adanya kredit yang melebihi jatuh tempo. Pengusaha harus mengupayakan strategi yang efisien untuk merubah hutang usaha menjadi uang tunai. Usaha yang mengalami cash flow negatif dikarenakan kegagalan merubah check atau hutang menjadi uang tunai .

Oleh: Trevor Marshall
Sumber:www.weknowcashflow.info.com
 

Followers